
Dosen PGMI UNUGIRI Raih Tonggak Akademik Baru, M. Romadlon Habibullah Sukses Menempuh Ujian Tertutup Disertasi Doktor di Universitas KH. Abdul Chalim Pacet
Juli 23, 2026
JUBISMA EDISI 11
Juli 24, 2026Bojonegoro – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh elemen pendidikan dalam mewujudkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan berpihak pada kepentingan terbaik anak. Sebagai program studi yang mencetak calon guru Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah Dasar, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro menegaskan komitmennya dalam menyiapkan pendidik profesional yang mampu menghadirkan pembelajaran ramah anak.
Anak bukan hanya penerima layanan pendidikan, tetapi merupakan individu yang memiliki hak untuk tumbuh, berkembang, memperoleh perlindungan, serta mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Guru memegang peran strategis dalam memastikan setiap anak memperoleh kesempatan belajar yang menyenangkan, bebas dari diskriminasi, perundungan, maupun berbagai bentuk kekerasan.

Kaprodi PGMI UNUGIRI, Suttrisno, M.Pd., menyampaikan bahwa calon guru perlu memiliki kompetensi pedagogik yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga mampu memahami karakteristik perkembangan peserta didik.
“Guru masa depan harus mampu menjadi pendidik, pembimbing, sekaligus sahabat belajar bagi anak. Pendidikan yang berkualitas dimulai dari lingkungan belajar yang membuat anak merasa aman, dihargai, dan bahagia.”
Melalui kurikulum yang adaptif, mahasiswa PGMI dibekali berbagai mata kuliah yang mendukung pengembangan kompetensi sebagai guru profesional, mulai dari psikologi perkembangan anak, strategi pembelajaran inovatif, manajemen kelas, pendidikan karakter, asesmen pembelajaran, hingga pemanfaatan teknologi pendidikan.
Selain itu, mahasiswa juga memperoleh pengalaman nyata melalui kegiatan microteaching, Praktik Pengenalan Lapangan (PPL), pengabdian kepada masyarakat, penelitian pendidikan, serta berbagai pelatihan yang memperkuat kemampuan mengajar di sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah.
Momentum Hari Anak Nasional juga menjadi pengingat bahwa pembelajaran tidak hanya bertujuan meningkatkan nilai akademik, tetapi juga membentuk karakter, kreativitas, kepedulian sosial, kemampuan berpikir kritis, serta kebiasaan hidup sehat sejak usia dini.
PGMI UNUGIRI meyakini bahwa investasi terbaik bagi masa depan bangsa dimulai dari pendidikan dasar yang berkualitas. Oleh karena itu, setiap calon guru perlu memiliki kepedulian tinggi terhadap hak-hak anak dan mampu menciptakan pembelajaran yang inklusif, menyenangkan, serta relevan dengan perkembangan zaman.
Sejalan dengan semangat Kampus Berdampak, PGMI UNUGIRI terus berkomitmen mencetak guru-guru Madrasah Ibtidaiyah yang unggul, inovatif, profesional, religius, dan moderat, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pendidikan dasar di Indonesia.
Momentum Hari Anak Nasional bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan pengingat bahwa setiap anak berhak memperoleh pendidikan terbaik. Komitmen tersebut akan terus menjadi bagian dari semangat PGMI UNUGIRI dalam menyiapkan generasi pendidik yang mampu menginspirasi dan memberikan dampak positif bagi masa depan anak Indonesia.
Quote
“Anak yang bahagia akan lebih mudah belajar. Guru yang peduli akan melahirkan generasi yang berkualitas.”
Tag Website
Hari Anak Nasional 2026, Hari Anak Nasional, PGMI UNUGIRI, Pendidikan Ramah Anak, Guru MI, Guru SD, Pendidikan Dasar, Kampus Berdampak, PGMI Bojonegoro, Calon Guru, Pendidikan Karakter, Anak Indonesia.
Meta Description
Momentum Hari Anak Nasional 2026 dimanfaatkan PGMI UNUGIRI untuk menegaskan komitmen mencetak guru profesional yang mampu menghadirkan pendidikan ramah anak, inklusif, dan berkualitas bagi generasi Indonesia.
Smart PGMI, Menginspirasi Negeri
Profesional • Religius • Moderat
🌐 pgmi.unugiri.ac.id
📸 Instagram: @pgmiunugiri
🎵 TikTok: @smartpgmi_unugiri
▶️ YouTube: Media PGMI UNUGIRI
📘 Facebook: PGMI UNUGIRI




