
Prodi PGMI UNUGIRI Paparkan Capaian Kinerja dan Evaluasi RKAT Tahun Akademik 2025/2026
Agustus 4, 2026
Dosen PGMI UNUGIRI Kembali Torehkan Prestasi Internasional, Menjadi Reviewer Jurnal Scopus Q1 dan Q2
Agustus 5, 2026Bojonegoro – Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) menegaskan bahwa kegiatan Evaluasi Ketercapaian Key Performance Indicator (KPI) dan Keterserapan Anggaran Tahun 2026 tidak boleh berhenti pada pembahasan persoalan administratif dan teknis semata. Evaluasi harus menjadi instrumen strategis untuk mendorong percepatan transformasi institusi menuju perguruan tinggi berdaya saing global.

Hal tersebut disampaikan Kaprodi PGMI UNUGIRI, Suttrisno, M.Pd., usai mengikuti kegiatan evaluasi kinerja yang diselenggarakan selama dua hari, 4–5 Agustus 2026, di Auditorium Hasyim Asy’ari Gedung Rektorat UNUGIRI.
Menurutnya, evaluasi kinerja bukan sekadar forum untuk melihat angka serapan anggaran atau menghitung jumlah program yang terlaksana, tetapi harus menjadi ruang refleksi bersama dalam membangun budaya mutu dan tata kelola yang lebih progresif.
“Kita tidak boleh terus-menerus berkutat pada persoalan teknis, administrasi, dan birokrasi. Evaluasi harus menghasilkan perubahan sistem yang mendorong percepatan kinerja, inovasi, dan kolaborasi. Semua unit memiliki satu tujuan yang sama, yaitu membawa UNUGIRI melangkah lebih maju menuju World Class University,” tegasnya.
Dalam forum evaluasi tersebut, setiap unit kerja memaparkan capaian indikator kinerja, realisasi program kerja, tingkat keterserapan anggaran, serta berbagai tantangan yang dihadapi selama pelaksanaan program. Bagi PGMI, hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar program yang terlaksana mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu akademik, penguatan kompetensi mahasiswa, pengembangan kapasitas dosen, serta peningkatan visibilitas program studi.
Berbagai program strategis seperti Festival PGMI (FEMI) 2026, Sertifikasi Koding dan Kecerdasan Artifisial (SKPI KKA), penguatan jejaring nasional melalui MUNAS PD-PGMI Indonesia, serta pengelolaan Jurnal JURMIA menjadi contoh bagaimana program kerja dapat memberikan kontribusi langsung terhadap pencapaian indikator kinerja program studi.
Meski demikian, evaluasi juga mengidentifikasi sejumlah program yang belum dapat direalisasikan secara optimal. Faktor-faktor seperti proses administrasi yang panjang, keterbatasan waktu pelaksanaan, serta mekanisme pencairan anggaran menjadi bagian dari catatan penting yang perlu dibenahi secara sistemik.
Suttrisno menilai bahwa tantangan tersebut harus dijawab melalui penguatan sistem perencanaan, digitalisasi tata kelola, penyederhanaan proses administrasi, serta peningkatan koordinasi lintas unit. Dengan demikian, energi sivitas akademika dapat lebih banyak difokuskan pada inovasi, pengembangan akademik, riset, publikasi, kerja sama internasional, dan peningkatan kualitas lulusan.
“Jika energi kita habis untuk menyelesaikan persoalan teknis, maka ruang untuk berinovasi menjadi terbatas. Karena itu, evaluasi harus menghasilkan solusi yang membuat sistem bekerja lebih efektif sehingga dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa dapat lebih fokus menghasilkan karya, prestasi, dan inovasi yang berdampak,” tambahnya.
PGMI UNUGIRI memandang bahwa semangat evaluasi yang berorientasi pada perbaikan berkelanjutan merupakan fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang unggul. Melalui sinergi seluruh unit kerja, penguatan budaya mutu, dan komitmen terhadap pencapaian indikator kinerja yang terukur, UNUGIRI diharapkan mampu memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang adaptif, inovatif, dan kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.
Kegiatan evaluasi kinerja tahun ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menyerap anggaran atau melaksanakan program kerja, tetapi juga oleh kemampuannya membangun sistem yang efektif, menghasilkan inovasi, dan menciptakan dampak nyata bagi masyarakat.
“Satu visi, satu langkah, dan satu komitmen untuk terus bergerak maju menuju UNUGIRI yang unggul dan berkelas dunia.”
Tim Humas PGMI UNUGIRI
Smart, Berkarakter, Inovatif, Berbasis Saintek, Aswaja An-Nahdliyah




