
Prodi PGMI UNUGIRI Apresiasi Suksesnya MDC 2026 sebagai Wadah Penguatan Kolaborasi Pengembangan Madrasah
Juli 28, 2026Bojonegoro – Tidak semua keberhasilan lahir dari perjalanan yang mudah. Ada kalanya sebuah mimpi harus melewati berbagai tantangan sebelum akhirnya menjadi kenyataan. Kisah inspiratif tersebut datang dari Mochamad Misbahrudin, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro, yang berhasil menyelesaikan tugas akhirnya dalam bentuk buku ber-ISBN berjudul “Koding & Kecerdasan Artifisial: Mengenal, Memahami, dan Mencipta” dengan ISBN 978-634-97032-9-1.
Pencapaian ini terasa semakin istimewa karena lahir dari proses yang penuh perjuangan. Sebelum memperoleh ISBN resmi, naskah buku tersebut sempat mengalami empat kali penolakan. Alih-alih menyerah, Misbahrudin memilih menjadikan setiap penolakan sebagai bahan evaluasi untuk terus memperbaiki isi, sistematika, maupun kualitas naskah hingga akhirnya dinyatakan layak terbit.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa semangat belajar, ketekunan, dan konsistensi merupakan kunci utama dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas. Lebih dari sekadar memenuhi syarat akademik, buku yang diterbitkan diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan, khususnya dalam memperkenalkan konsep koding dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) kepada peserta didik dengan bahasa yang sederhana, kontekstual, dan mudah dipahami.
Program Studi PGMI UNUGIRI memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Kehadiran karya ilmiah berbentuk buku ber-ISBN menjadi salah satu indikator bahwa mahasiswa PGMI mampu menghasilkan inovasi akademik yang relevan dengan perkembangan zaman. Hal ini sejalan dengan komitmen program studi untuk mendorong mahasiswa tidak hanya menyelesaikan studi tepat waktu, tetapi juga menghasilkan karya yang memiliki nilai kebermanfaatan bagi masyarakat.

Ketua Program Studi PGMI UNUGIRI, Suttrisno, M.Pd., menyampaikan bahwa keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya agar berani berkarya dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan dalam proses penyusunan tugas akhir.
“Empat kali penolakan bukanlah akhir dari sebuah perjuangan. Justru dari proses itulah lahir karya yang lebih baik. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa PGMI untuk terus berkarya, berinovasi, dan menghadirkan solusi bagi dunia pendidikan melalui penelitian maupun publikasi ilmiah,” ungkapnya.
Buku “Koding & Kecerdasan Artifisial: Mengenal, Memahami, dan Mencipta” merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa PGMI dalam mendukung transformasi pendidikan di era digital. Melalui buku ini, pembaca diajak mengenal konsep dasar koding dan AI secara bertahap sehingga dapat menjadi bekal awal dalam membangun literasi digital sejak usia dini.
Prestasi tersebut juga mempertegas komitmen Program Studi PGMI UNUGIRI dalam membangun budaya akademik yang produktif, inovatif, dan berdampak. Mahasiswa tidak hanya didorong untuk menjadi calon guru profesional, tetapi juga penulis, peneliti, inovator, serta agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan pendidikan Indonesia.
Selamat kepada Mochamad Misbahrudin atas keberhasilan menerbitkan buku ber-ISBN sebagai tugas akhir. Semoga karya ini menjadi amal ilmu yang bermanfaat, menginspirasi generasi muda untuk terus berkarya, serta membuka jalan lahirnya lebih banyak inovasi dari mahasiswa PGMI UNUGIRI.
Meta Description
Empat kali ditolak bukan akhir perjuangan. Mahasiswa PGMI UNUGIRI, Mochamad Misbahrudin, berhasil menerbitkan buku ber-ISBN sebagai tugas akhir dan membuktikan bahwa ketekunan mampu melahirkan karya ilmiah yang menginspirasi dunia pendidikan.
Caption Instagram/Facebook
📚 Empat kali ditolak, akhirnya berhasil terbit!
Perjuangan panjang berbuah manis. Mahasiswa PGMI UNUGIRI, Mochamad Misbahrudin, berhasil menyelesaikan tugas akhir dalam bentuk buku ber-ISBN berjudul Koding & Kecerdasan Artifisial: Mengenal, Memahami, dan Mencipta (ISBN: 978-634-97032-9-1).
Kisah ini membuktikan bahwa kegagalan bukan alasan untuk berhenti. Justru setiap revisi menjadi langkah menuju karya yang lebih baik.
Semoga prestasi ini menginspirasi seluruh mahasiswa untuk terus berkarya, menulis, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Indonesia.
✨ PGMI UNUGIRI
“Mencetak Guru MI yang Unggul, Berkarakter, dan Berdampak.”
🌐 pgmi.unugiri.ac.id
📸 Instagram: @pgmiunugiri
🎵 TikTok: @smartpgmi_unugiri
▶️ YouTube: Media PGMI UNUGIRI
📘 Facebook: PGMI UNUGIRI
#PGMIUNUGIRI #SmartPGMI #MahasiswaBerprestasi #BukuISBN #TugasAkhir #LiterasiDigital #ArtificialIntelligence #CodingForEducation #UNUGIRI #KampusBerdampak #DiktisaintekBerdampak #GuruMasaDepan




