Dosen PGMI UNUGIRI Implementasikan Hasil Riset dan PKM melalui Pendampingan KKN Mahasiswa
Agustus 4, 2026
Evaluasi Kinerja Harus Menjadi Momentum Transformasi Menuju World Class University
Agustus 4, 2026Bojonegoro – Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro mengikuti kegiatan Evaluasi Ketercapaian Key Performance Indicator (KPI) dan Keterserapan Anggaran Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh universitas pada tanggal 4–5 Agustus 2026 di Auditorium Hasyim Asy’ari Gedung Rektorat UNUGIRI.
Kegiatan ini menjadi bagian dari mekanisme monitoring dan evaluasi universitas dalam menilai ketercapaian indikator kinerja serta efektivitas pelaksanaan program kerja pada setiap unit kerja. Pada kesempatan tersebut, Ketua Program Studi PGMI, Suttrisno, M.Pd., memaparkan capaian kinerja, realisasi program kerja, serta evaluasi pelaksanaan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun Akademik 2025/2026.
Berdasarkan hasil evaluasi, Prodi PGMI mengelola 101 indikator kinerja utama (KPI) yang tersebar pada berbagai area pengembangan program studi. Dari total 18 program kerja yang direncanakan selama satu tahun akademik, sebanyak 11 program berhasil dilaksanakan dengan tingkat keterlaksanaan mencapai 55,56 persen.
Dalam aspek pengelolaan anggaran, Prodi PGMI mencatat realisasi anggaran sebesar Rp46.986.050 dari total plafon RKAT sebesar Rp80.353.250, sehingga tingkat serapan anggaran mencapai 58,47 persen. Realisasi anggaran tersebut difokuskan pada program-program yang memberikan dampak langsung terhadap peningkatan mutu akademik, kompetensi mahasiswa, penguatan kapasitas dosen, publikasi ilmiah, serta branding program studi.
Sejumlah program unggulan yang berhasil dilaksanakan sepanjang tahun akademik 2025/2026 antara lain Festival PGMI (FEMI) 2026, Sertifikasi Koding dan Kecerdasan Artifisial (SKPI KKA), Penguatan Kompetensi Dosen melalui MUNAS PD-PGMI Indonesia 2026, Pengelolaan Jurnal JURMIA, serta berbagai program promosi dan branding digital yang mendukung peningkatan visibilitas program studi.
Selain capaian tersebut, Prodi PGMI juga menunjukkan berbagai prestasi yang membanggakan, di antaranya peningkatan publikasi mahasiswa pada jurnal terakreditasi, perolehan berbagai prestasi mahasiswa tingkat nasional, penguatan budaya akademik melalui publikasi ilmiah, serta pengembangan kompetensi digital mahasiswa yang relevan dengan kebutuhan pendidikan masa depan.
Dalam paparannya, Suttrisno, M.Pd. menyampaikan bahwa evaluasi kinerja tidak hanya berfokus pada capaian yang telah diraih, tetapi juga menjadi momentum refleksi terhadap program-program yang belum terlaksana. Beberapa program yang belum dapat direalisasikan dipengaruhi oleh faktor keterbatasan dukungan anggaran, proses administrasi dan pencairan yang memerlukan waktu cukup panjang, serta perlunya penguatan sistem perencanaan dan monitoring program berbasis indikator kinerja.
“Evaluasi ini menjadi sarana untuk melihat secara objektif capaian yang telah diraih sekaligus mengidentifikasi area yang masih perlu ditingkatkan. Hasil evaluasi akan menjadi dasar penyusunan strategi pengembangan Prodi PGMI pada tahun berikutnya agar lebih terarah, efektif, dan berdampak,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, Prodi PGMI menetapkan beberapa prioritas pengembangan pada tahun akademik 2026/2027, meliputi penguatan riset dan publikasi, peningkatan jumlah paten dan inovasi pembelajaran, perluasan kerja sama nasional dan internasional, penguatan kompetensi dosen dan mahasiswa, serta optimalisasi serapan anggaran melalui perencanaan program yang lebih terintegrasi dengan KPI.
Melalui evaluasi kinerja yang dilakukan secara berkelanjutan, Prodi PGMI UNUGIRI berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu tata kelola, kualitas layanan akademik, dan daya saing lulusan guna mendukung visi UNUGIRI sebagai perguruan tinggi unggul yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan dunia pendidikan.
Tim Humas PGMI UNUGIRI
Smart, Berkarakter, Inovatif, Berbasis Saintek, Aswaja An-Nahdliyah




