
Bukan Sekadar Nilai IPK, Ini 7 Kompetensi yang Dicari Sekolah Saat Merekrut Guru
Juli 16, 2026
JUBISMA EDISI 10
Juli 17, 2026Menjadi Guru Hebat Dimulai dari Kebiasaan Membaca
Literasi Bukan Sekadar Hobi, tetapi Fondasi Profesionalisme Guru Masa Depan

Bojonegoro – Di tengah derasnya arus informasi digital, kemampuan membaca tetap menjadi fondasi utama bagi seorang pendidik. Guru yang gemar membaca tidak hanya memiliki pengetahuan yang lebih luas, tetapi juga mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih kreatif, relevan, dan menginspirasi. Inilah tema yang diangkat dalam JUBISMA (Jumat Bincang Ilmiah Smart PGMI) Edisi 9, yaitu “Menjadi Guru Hebat Dimulai dari Kebiasaan Membaca.”
Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) mengajak mahasiswa untuk kembali menempatkan budaya membaca sebagai bagian dari kehidupan akademik. Di era kecerdasan buatan dan teknologi digital, membaca tetap menjadi keterampilan yang tidak tergantikan karena mampu membangun cara berpikir yang kritis, reflektif, dan analitis.
Membaca bukan sekadar menambah informasi, tetapi juga memperluas sudut pandang. Seorang calon guru yang rajin membaca akan lebih mudah memahami karakter peserta didik, mengembangkan strategi pembelajaran, serta menemukan berbagai inovasi yang dapat diterapkan di ruang kelas.
Bagi mahasiswa PGMI, kebiasaan membaca juga menjadi modal penting dalam menyelesaikan berbagai tugas akademik, mulai dari penyusunan makalah, penelitian, artikel ilmiah, hingga tugas akhir. Semakin banyak referensi yang dipelajari, semakin kaya pula gagasan yang dapat dikembangkan.
Di dunia pendidikan, guru adalah pembelajar sepanjang hayat. Ketika seorang guru berhenti membaca, pengetahuannya akan tertinggal oleh perkembangan zaman. Sebaliknya, guru yang terus membaca akan selalu memiliki inspirasi baru untuk membangun pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik.
Melalui JUBISMA Edisi 9, PGMI UNUGIRI mengajak seluruh mahasiswa untuk mulai membangun kebiasaan sederhana, seperti meluangkan waktu membaca beberapa halaman buku setiap hari, mengikuti diskusi ilmiah, serta memanfaatkan perpustakaan dan sumber belajar digital secara optimal.
Budaya literasi yang kuat akan melahirkan guru yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga bijaksana dalam mengambil keputusan, komunikatif dalam menyampaikan ilmu, dan mampu menjadi teladan bagi peserta didik.
Sebagaimana pepatah mengatakan, “Pembaca hari ini adalah pemimpin masa depan.” Bagi calon guru, membaca bukan sekadar aktivitas akademik, melainkan investasi jangka panjang untuk menjadi pendidik yang profesional, adaptif, dan mampu menginspirasi generasi penerus bangsa.
Pesan JUBISMA
“Seorang guru yang berhenti membaca, perlahan akan berhenti berkembang. Guru hebat selalu belajar, dan membaca adalah langkah pertamanya.”
SEO Title
JUBISMA Edisi 9 | Menjadi Guru Hebat Dimulai dari Kebiasaan Membaca
Meta Description
JUBISMA Edisi 9 PGMI UNUGIRI mengajak mahasiswa membangun budaya membaca sebagai fondasi profesionalisme guru masa depan. Literasi menjadi kunci pembelajaran yang inspiratif.
Focus
- JUBISMA
- Jumat Bincang Ilmiah
- Budaya Membaca
- Literasi Mahasiswa
- Guru Profesional
- Mahasiswa PGMI
- PGMI UNUGIRI
- Calon Guru
Tag
JUBISMA, Jumat Bincang Ilmiah, Literasi, Budaya Membaca, Mahasiswa PGMI, Guru Profesional, Pendidikan Dasar, Smart PGMI, PGMI UNUGIRI, Kampus Aswaja
Ikuti Media Sosial PGMI UNUGIRI
🌐 Website: pgmi.unugiri.ac.id
📸 Instagram: @pgmiunugiri
🎵 TikTok: @smartpgmi_unugiri
📘 Facebook: PGMI UNUGIRI
▶️ YouTube: Media PGMI UNUGIRI
#JUBISMA #SmartPGMI #PGMIUNUGIRI #BudayaMembaca #LiterasiMahasiswa #GuruProfesional #CalonGuru #PendidikanDasar #NgajiIlmiah #BerpikirKritis #BeraksiNyata #KampusAswaja




