
Tahun Baru Islam 1448 H dalam Perspektif Pendidikan dan Peradaban: Membangun Ekosistem Ilmu untuk Menjawab Tantangan Abad ke-21
Juni 16, 2026
JUBISMA Edisi 7
Juni 19, 2026Cirebon, 18 Juni 2026 – Komitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan memperkuat transformasi digital di lingkungan perguruan tinggi diwujudkan oleh Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro bersama Fakultas Tarbiyah melalui kegiatan benchmarking ke Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon pada tanggal 17–18 Juni 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis Fakultas Tarbiyah UNUGIRI dalam mempersiapkan pengembangan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan penguatan Pendidikan Profesi Guru (PPG) sebagai respon terhadap perkembangan teknologi pendidikan dan kebutuhan masyarakat yang terus berubah. Transformasi digital dalam pendidikan tinggi saat ini tidak hanya menuntut pemanfaatan teknologi, tetapi juga kesiapan tata kelola akademik, kurikulum, sumber daya manusia, serta sistem penjaminan mutu yang adaptif dan berkelanjutan.
Rombongan Fakultas Tarbiyah UNUGIRI yang terdiri atas pimpinan fakultas dan para ketua program studi, termasuk Program Studi PGMI, disambut hangat oleh jajaran pimpinan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Hadir menerima rombongan UNUGIRI, Dr. Atikah Syamsi, M.Pd.I. selaku Wakil Dekan I Bidang Akademik, Dr. Asep Mulyana, M.Si. selaku Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, serta H. Khuwailid, M.Ag. selaku Kepala Bagian Tata Usaha FITK.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut H. Farouk Imam Arrasyid, M.Pd. selaku Ketua Jurusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan Muhsuyana Nurul Aisyisyah, M.Hum. selaku Sekretaris Jurusan PPG yang memberikan pemaparan mengenai tata kelola, strategi pengembangan, serta pengalaman penyelenggaraan Program Pendidikan Profesi Guru di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Kegiatan benchmarking berlangsung dalam suasana hangat, produktif, dan penuh semangat kolaborasi akademik. Pada sesi diskusi, peserta memperoleh gambaran komprehensif mengenai pengelolaan PJJ dan PPG, mulai dari aspek kebijakan, pengembangan kurikulum, sistem pembelajaran berbasis digital, pengelolaan Learning Management System (LMS), layanan akademik terintegrasi, hingga mekanisme monitoring dan evaluasi pembelajaran.
Tim FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon juga berbagi berbagai praktik baik (best practices) yang telah diterapkan dalam mendukung keberhasilan penyelenggaraan pendidikan berbasis teknologi. Pengalaman tersebut menjadi referensi penting bagi Fakultas Tarbiyah UNUGIRI dalam memperkuat kesiapan institusi menghadapi era digitalisasi pendidikan yang semakin dinamis.
Kaprodi PGMI UNUGIRI, Suttrisno, M.Pd., menyampaikan bahwa benchmarking menjadi sarana strategis untuk memperluas wawasan kelembagaan sekaligus memperkuat kapasitas program studi dalam menghadapi perubahan paradigma pendidikan.
“Transformasi pendidikan digital bukan lagi sekadar pilihan, tetapi menjadi kebutuhan yang harus dipersiapkan secara serius oleh perguruan tinggi. Melalui benchmarking ini, kami memperoleh banyak pengalaman dan inspirasi mengenai tata kelola PJJ maupun PPG yang dapat menjadi rujukan dalam pengembangan mutu akademik di PGMI dan Fakultas Tarbiyah UNUGIRI,” ungkapnya.
Selain membahas pengelolaan PJJ dan PPG, kedua institusi juga mendiskusikan peluang kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan kurikulum, serta peningkatan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan. Diskusi tersebut menjadi langkah awal dalam membangun jejaring akademik yang lebih luas dan berkelanjutan antara UNUGIRI dan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Bagi PGMI UNUGIRI yang telah meraih Akreditasi Unggul dari LAMDIK, kegiatan benchmarking ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan untuk menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, inovatif, dan berdaya saing. Penguatan tata kelola pendidikan berbasis digital diharapkan mampu mendukung lahirnya lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia pendidikan masa depan.
Di tengah perkembangan kecerdasan artifisial, big data, dan digitalisasi pendidikan, perguruan tinggi dituntut untuk terus melakukan inovasi dan kolaborasi. Benchmarking menjadi salah satu instrumen penting dalam membangun budaya mutu, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta memastikan bahwa proses pendidikan tetap relevan dengan tuntutan zaman.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Tarbiyah dan PGMI UNUGIRI berharap dapat mengadopsi berbagai praktik unggul yang relevan untuk diterapkan di lingkungan kampus sekaligus memperkuat kolaborasi akademik dengan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam rangka mewujudkan pendidikan tinggi Islam yang unggul, adaptif, dan berdampak bagi masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan sesi penyerahan cendera mata, foto bersama, serta komitmen kedua institusi untuk terus menjalin komunikasi dan kerja sama dalam pengembangan pendidikan tinggi yang inovatif dan berorientasi pada peningkatan mutu.
Smart PGMI, Menginspirasi Negeri.

Tagar
#PGMIUNUGIRI
#SmartPGMI
#TransformasiPendidikanDigital
#BenchmarkingPGMI
#FakultasTarbiyahUNUGIRI
#UINSiberSyekhNurjatiCirebon
#UINSSC
#PJJ
#PPG
#AkreditasiUnggulLAMDIK
#HigherEducation
#DigitalLearning
#EducationalInnovation
#TeacherEducation
#AcademicCollaboration
#FutureEducation
#LearningManagementSystem
#KampusBerdampak
#IndonesiaEmas2045
#SiapMengabdiUntukNegeri



