
Mahasiswa PGMI UNUGIRI Raih Penghargaan dalam Pekan Prestasi dan Launching Beasiswa Internal Universitas
Juni 11, 2026
Dosen PGMI UNUGIRI Aktif Tingkatkan Kompetensi melalui Workshop Nasional PD-PGMI Indonesia
Juni 16, 2026Bojonegoro – Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berdampak dan berorientasi pada luaran nyata. Tiga mahasiswa PGMI berhasil membuktikan bahwa tugas akhir tidak harus berakhir sebagai dokumen yang tersimpan di perpustakaan, tetapi dapat berkembang menjadi karya akademik yang memiliki manfaat luas bagi dunia pendidikan.
Mereka adalah:
- Mochamad Misbahrudin (NIM 220201001)
- Nasywa Qorriayna La’aly (NIM 220201026)
- Nurul Afidah (NIM 220201008)
Ketiga mahasiswa tersebut berhasil menyelesaikan studi sarjana dengan menghasilkan buku ajar ber-ISBN (International Standard Book Number) yang telah resmi terdaftar sebagai karya publikasi nasional. Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan budaya akademik produktif di lingkungan PGMI UNUGIRI sekaligus menandai lahirnya gelombang baru lulusan berbasis karya.
Dari Mahasiswa Menjadi Penulis
Tidak semua mahasiswa memiliki kesempatan untuk melihat hasil tugas akhirnya terbit menjadi sebuah buku. Namun, melalui kerja keras, proses akademik yang panjang, serta pendampingan dosen yang berkelanjutan, ketiga mahasiswa PGMI tersebut berhasil melampaui capaian akademik konvensional.
Buku ajar yang mereka kembangkan tidak hanya disusun untuk memenuhi syarat kelulusan, tetapi dirancang agar dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar bagi peserta didik, guru, maupun mahasiswa. Dengan memperoleh ISBN, karya tersebut telah memiliki identitas resmi dan dapat didiseminasikan secara lebih luas kepada masyarakat pendidikan.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa mahasiswa PGMI tidak hanya dipersiapkan menjadi pengguna sumber belajar, tetapi juga mampu menjadi pencipta dan pengembang sumber belajar yang inovatif serta relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini.
Implementasi Nyata Kurikulum OBE PGMI UNUGIRI
Capaian yang diraih oleh ketiga mahasiswa tersebut merupakan wujud konkret implementasi Outcome-Based Education (OBE) yang menjadi dasar pengembangan kurikulum PGMI UNUGIRI.
Melalui pendekatan OBE, proses pembelajaran tidak hanya berorientasi pada penyelesaian mata kuliah dan pencapaian nilai akademik, tetapi diarahkan pada kemampuan mahasiswa menghasilkan luaran yang terukur, berkualitas, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Mahasiswa didorong untuk mengintegrasikan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan teknologi ke dalam produk yang dapat digunakan secara langsung di lapangan pendidikan.
Pengembangan buku ajar ber-ISBN menjadi salah satu bentuk nyata pencapaian tersebut. Karya yang dihasilkan menunjukkan bahwa mahasiswa mampu mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran, merancang solusi edukatif, mengembangkan produk pendidikan yang layak digunakan, hingga mempublikasikannya sebagai karya intelektual yang memiliki nilai akademik dan sosial.
Pendekatan ini sejalan dengan profil lulusan PGMI UNUGIRI yang tidak hanya diproyeksikan sebagai pendidik profesional pada jenjang Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah Dasar, tetapi juga sebagai pengembang bahan ajar, inovator pembelajaran, peneliti pemula, penulis, serta agen transformasi pendidikan di masyarakat.
Awal dari Gelombang Inovasi Mahasiswa PGMI
Menariknya, keberhasilan Mochamad Misbahrudin, Nasywa Qorriayna La’aly, dan Nurul Afidah bukanlah akhir dari cerita. Ketiganya merupakan bagian dari gelombang pertama mahasiswa PGMI yang berhasil menyelesaikan tugas akhir berbasis produk melalui publikasi buku ber-ISBN.
Saat ini masih terdapat sejumlah mahasiswa PGMI lainnya yang tengah menyelesaikan berbagai karya inovatif berupa buku ajar, media pembelajaran, perangkat pembelajaran digital, bahan ajar interaktif, hingga produk pendidikan lainnya yang sedang dalam proses penyempurnaan dan publikasi.
Hal tersebut menunjukkan bahwa budaya inovasi, produktivitas akademik, dan kebermanfaatan karya mulai tumbuh kuat di lingkungan PGMI UNUGIRI. Mahasiswa tidak lagi hanya berorientasi pada kelulusan, tetapi juga berupaya menghasilkan karya yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan dasar Indonesia.
Menegaskan Identitas Smart PGMI
Sebagai program studi yang telah meraih Akreditasi Unggul LAMDIK, PGMI UNUGIRI terus berupaya membangun ekosistem pembelajaran yang mendorong mahasiswa untuk berpikir kreatif, menghasilkan inovasi, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Semangat Smart PGMI yang mengusung nilai Smart, Berkarakter, Inovatif, Berbasis Saintek, dan Aswaja An-Nahdliyah tercermin dalam berbagai karya yang lahir dari tangan mahasiswa. Keberhasilan tiga mahasiswa ini menjadi bukti bahwa lulusan PGMI UNUGIRI tidak hanya siap mengajar di ruang kelas, tetapi juga siap menjadi pencipta solusi pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Selamat kepada Mochamad Misbahrudin, Nasywa Qorriayna La’aly, dan Nurul Afidah atas capaian yang membanggakan. Semoga karya yang telah dihasilkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan menghadirkan perubahan positif bagi dunia pendidikan Indonesia.
PGMI UNUGIRI
Smart, Berkarakter, Inovatif, Berbasis Saintek, Aswaja An-Nahdliyah
Siap Mengabdi untuk Negeri

#PGMIUNUGIRI #SmartPGMI #AkreditasiUnggulLAMDIK #BukuISBN #LulusBerdampak #OutcomeBasedEducation #OBE #MahasiswaBerkarya #InovasiPendidikan #PendidikanDasar #FutureTeacher #TeacherInnovation #EducationalInnovation #KampusBerdampak #UNUGIRIBojonegoro #SiapMengabdiUntukNegeri #MahasiswaPGMI #CalonGuruProfesional #EducationForFuture #IndonesiaEmas2045




