Bojonegoro, 2 Juli 2025 — Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro kembali mencatatkan prestasi nasional yang membanggakan. Empat dosennya berhasil lolos seleksi nasional sebagai Fasilitator Program Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia.
Mereka adalah Suttrisno, M.Pd., Nurul Mahruzah Yulia, M.Pd., M. Romadlon Habibulloh, M.Pd.I., dan Midya Yuli Amreta, M.Pd. Keempat dosen ini bertugas melatih guru-guru Sekolah Dasar (SD) di dua wilayah berbeda: Suttrisno dan Nurul Mahruzah di Kabupaten Blitar, serta M. Romadlon dan Midya Yuli di Kabupaten Madiun. Masing-masing fasilitator membimbing dua rombel (rombongan belajar) dengan skema pelatihan intensif yang terbagi dalam tiga fase:
- Inservice Training 1 selama 5 hari,
- On the Job Training 1–3 selama 3 bulan,
- Inservice Training 2 selama 2 hari.
Dalam total pelaksanaan kegiatan tersebut, setiap fasilitator mendampingi proses pembelajaran selama 360 Jam Pelatihan (JP) secara efektif, mencakup sesi teori, praktik, asesmen, hingga pendampingan penerapan langsung di kelas.
Program KKA merupakan inisiatif strategis Kemendikdasmen untuk mendorong transformasi pendidikan dasar melalui penguatan literasi digital, pemrograman (koding), dan pengenalan kecerdasan artifisial secara kontekstual kepada guru SD. Para fasilitator berperan penting sebagai jembatan antara kebijakan pusat dan implementasi nyata di tingkat sekolah.
Ketua Prodi PGMI UNUGIRI, Suttrisno, M.Pd., yang juga bertugas sebagai fasilitator, menyatakan bahwa partisipasi ini merupakan bentuk nyata dari pengabdian dosen kepada masyarakat serta kontribusi institusi dalam memajukan pendidikan Indonesia.
“Kami bangga bisa menjadi bagian dari transformasi ini. Kegiatan ini bukan hanya memberikan dampak luas kepada guru, tetapi juga menjadi ruang aktualisasi kompetensi dosen di luar kampus, sekaligus membawa nama baik prodi PGMI UNUGIRI dalam lingkup nasional,” ujar Suttrisno.
Melalui program ini, PGMI UNUGIRI Bojonegoro kembali membuktikan komitmennya dalam mendukung tridarma perguruan tinggi, khususnya pada aspek pengabdian dan inovasi pendidikan dasar berbasis teknologi yang berdampak nyata di masyarakat.
#PGMI #PGMI_UNUGIRI #PMB
